Anda Berada Di : Home
Teleconference wakapolri 200409
 

By Kabagmin, on 22-04-2009 12:12

Views : 2613    

Favoured : 95

 

NOTULEN

TELECONFERENCE TENTANG WERVING ANGGOTA POLRI TA. 2009

 

 

  1. Waktu dan Tempat : 

    1. Hari : Senin

    2. Tanggal : 20 April 2009

    3. Pukul : 08.00 Wib s/d 11.00 Wib

    4. Tempat : Ruangan Ruppatama Mabes Polri

  1. Peserta Rapat :

  1.  
    1. Pimpinan Rapat : Waka Polri, De SDM Polri, De Renbang Sde SDM Polri

    2. Peserta Rapat : Pejabat Utama Mabes Polri, seluruh Kapolda dan Pejabat Utama Polda

  1. Materi Rapat

    1. Arahan dibuka oleh Waka Polri :

    2. Pada Acara Teleconference ini diikut sertakan juga para Pati dan Pamen di Mabes karena ada perubahan – perubahan kebiajakan khususnya dalam rangka penerimaan Sumber Daya Manusia yang tentunya harus dikatahui perkembangannya.

    3. Beberapa hal yang disampaikan oleh Waka Polri :

      • Pada tahun 2009 ini kita mendapat kabar gembira dari Pemerintah bahwa akan ada penambahan tunjangan kinerja (Remunerasi) sebesar 17 Triliyun. Dengan melihat anggaran gaji kita tahun 2009 ini yang + 16 Triliyun maka dengan adanya tambahan sebesar itu dapat dikatakan ada kenaikan gaji sebesar 100 % lebih. Kepercayaan dari pemerintah kepada Polri ini harus disikapi dengan adanya perubahan kultur dengan lebih aktif melayani masyarakat. Pada Pemilu 2009 ini kita juga mendapat anggaran pengamanan sebesar 1,8 Triliyun.

      • Kapolri telah mengeluarkan kebijakan tentang Akselerasi Transformasi Kultural dan dikaitkan dengan Reformasi Birokrasi Polri, hal ini bertujuan untuk membawa Polri lebih baik ke depan, berkaitan dengan hal tersebut saya akan berbicara mengenai sumber daya manusia. SDM Polri bisa dari Bintara bisa juga langsung dari Perwira (Perwira Akpol & Perwira PPSS)

      • Menurut anggaran Penerimaan Bintara tahun 2009, hanya bisa mencapai 1100 Bintara tapi untuk tahun 2008 dan 2009 yang pensiun + 5000 personel sedangkan untuk tahun 2010 + 3500 personel. Oleh karena itu dengan anggaran seperti hal tersebut, kita berupaya melakukan negoisasi dari anggaran yang telah ada yang bukan tidak prioritas tapi ada yang lebih prioritas lagi untuk penambahan kekuatan kita. Maka dari beberapa Satker dengan berbagai pertimbangan kemudian dialihkan sehingga tahun 2009 ini untuk anggaran Bintara tetap 5000 Personel tetapi tidak semua Polda, hanya Polda – Polda tertentu yang perbandingan Polri dan masyarakat di atas 1000.

  1.  
    • Untuk Prioritas tahun 2009 :

  •  
    •  
      •  
        • Polri akan menambah kekuatan untuk Polair serta Brimob dan Polisi Perbatasan.

        • Menerima 300 calon Taruna untuk Akpol. Sebagaimana diketahui sejak tahun 2007 sumber Taruna Akpol dari Sarjana baik S1 / S2. Di tahun 2007 Sumber dari Sarjana sebanyak 230 taruna sedangkan dari SMU sebanyak 70 Taruna. Pada tahun 2008 seluruhnya Taruna Akpol bersumber dari Sarjana S1/S2.

        • Untuk tahun 2009 berdasarkan evaluasi dari Gubernur Akpol serta Perwira Staf Polri, harus ada beberapa hal yang perlu diperbaiki ditahun 2009 ini.

  1.  
    1.  
      1.  
        • Perwira Karir (Akpol) yang bersumber dari Sarjana S1 / S2 dengan nama Sekolah Inspektur Polisi, lamanya waktu pendidikan adalah 1 Tahun 4 Bulan.

        • Perwira Karir (Akpol) yang bersumber dari SMU dengan nama tetap Akpol, lamanya waktu pendidikan adalah 3 Tahun 4 Bulan.

      • Dari hasil penerimaan tahun 2007 dan 2008 belum memenuhi harapan kita semua, kita berharap para sarjana yang terjaring memang cukup banyak sehingga kita cukup leluasa untuk memilih dan menentukan yang terbaik, tetapi karena sumber / input dari masing – masing Polda masih terbatas sehingga hasilnya juga terbatas.

      • Kita menyadari tidak semua Provinsi memiliki universitas-universitas yang terakreditasi A atau B, kita juga menyadari lulusan – lulusan SMU yang berpotensi yang belum terjaring karena yang bersangkutan tidak mampu untuk melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi.

      • Kita juga menyadari bahwa Polri adalah salah satu Instansi perekat NKRI

      • Dari pertimbangan – pertimbangan tersebut untuk penerimaan Akpol tahun 2009 akan tetap membuka penerimaan dari S1 / S2 serta juga dari SMU.

      • Untuk penerimaan Akpol tahun 2009 ini nantinya akan meluluskan 2 Perwira yaitu :

  2. Saya akan menyampaikan cara untuk menjaring SDM dari masing – masing daerah :

  •  
    • Perwira Karir (Akpol) yang bersumber Sarjana dari S1 / S2

Pada waktu penerimaan yang lalu, kurangnya sosialisasi dari kita, sehingga banyak sumber – sumber dari sarjana yang tidak tahu bahwa Akpol menerima Taruna dari Sarjana. Tentunya tahun 2009 ini kita harus betul – betul proaktif mengkampanyekan Penerimaan Taruna Akpol tahun 2009 ini karena adanya perbedaan antara Akpol Sumber dari S1 / S2 dengan Akpol Sumber SMU.

Teknik Kampanye Penerimaan inipun juga berbeda, kalau taruna berkampanye kepada anak SMU, akan sudah tertarik menjadi Taruna dengan melihat Performance Taruna tersebut. Tetapi berbeda dengan para Mahasiswa yang tidak hanya melihat kegagahan performa taruna, tetapi mereka melihat bagaimana prospek ke depan apabila masuk Akpol. Tentunya hal ini yang bisa mengkomunikasikan adalah para Kasatwil baik ditingkat Polda / Polres. Berikan penjelasan kepada mereka, tentang masa depan mereka sehingga ada ketertarikan. Hubungi universitas – universitas yang ada di masing – masing wilayah karena Sumber Sarjana yang akan di didik di Akpol hanya dari 2 disiplin ilmu, yaitu disiplin ilmu hukum dan disiplin ilmu sosial. Kita mengharapkan alumni – alumni terbaik dari masing – masing Universitas dapat kita didik menjadi Taruna Akpol / Sekolah Inspektur Polisi.

Adapun alasan Polri merekrut Sumber dari Sarjana adalah :

  •  
    •  
      •  
        • Di negara – negara maju yang menjadi Polisi juga banyak dari lulusan – lulusan terbaik Universitas. Demikian juga harapan kita dari lulusan terbaik universitas – universitas ternama di tanah air dapat kita rekrut untuk menjadi perwira – Perwira Polri.

        • Kedepan kita akan bangga, penerus kita kalau berhubungan dengan departemen lain / Instansi lain dapat juga membanggakan diri karena lulusan dari Universitas – Universitas ternama di Indonesia. Kedepan kita akan lebih tepat bicara bukan hanya lifting tapi yang lebih tepat adalah alumni Akpol. Di kantor – kantor departemen di indonesia sudah mulai susah mencari S1 yang banyak adalah S2 / S3 dan Departemen itu mitra kerja kita, untuk itu diharapkan kita setara dengan departemen – departemen tersebut.

        • Kesimpulannya, kedepan kita dalam penerimaan Taruna Akpol Sumber dari Sarjana ini kita harus lebih proaktif dan tidak menunggu orang untuk daftar kekantor Polisi setempat. Kita memiliki waktu 52 hari untuk kampanye dalam menjaring para Sarjana menjadi Taruna Akpol.
    • Perwira Karir (Akpol) yang bersumber dari SMU

Kita yakin dengan dibukanya kembali penerimaan Akpol dari sumber SMU ini akan banyak yang daftar, tapi tetap kita berpatokan yang akan kita jaring adalah yang terbaik. Untuk itu saya perintahkan kepada para Kapolda untuk menginventarisir sekolah – sekolah unggulan melalui para Kapolres di wilayah masing – masing untuk mencari anak didik yang terbaik disekolahnya dan tentunya yang juga berminat sehingga hal ini untuk masukan bagi Panitia daerah maupun Pusat. Selain itu juga dari anggota paskibraka baik tingkat daerah dan tingkat pusat. Dalam penerimaan Taruna Akpol kali ini tetap kita terapkan kuota untuk daerah karena kita menginginkan keterwakilan dari semua provinsi.

Manfaat dari Kuota tersebut adalah supaya adanya keterwakilan dari setiap daerah karena kita sadar bahwa Polri ini salah satu perekat NKRI.

Untuk jumlah penerimaan Taruna Akpol tahun ini sebanyak 300 orang yang terdiri dari Sumber Sarjana berjumlah 100 orang sedangkan dari sumber SMU sebanyak 200 orang. Tapi kita tidak mengejar kuantitas tetapi kita mengejar kualitas sehingga jumlah tersebut tidak harga mati tetapi kita anggarkan seperti hal tersebut diatas.

 

Untuk Instrumen Test di tingkat Panda / Polda akan lebih ringan dibanding tingkat Panda Pusat / Mabes dengan materi kegiatan :

  •  
    •  
      • Test Kesehatan I

      • Test Psikologi, yang mana Psikologinya sudah disesuaikan dengan harapan Polsisi yang akan datang, yang memiliki hari, memiliki otak dan memiliki otot (HO2)

      • Test Kesehatan II

      • Test Kesamaptaan

Untuk diketahui dan diingat di tingkat daerah tidak ada Test Akademik yang ada adalah mencari calon – calon yang unggul di daerah masing – masing. Dari masing – masing Panda mengirimkan 2 kali kuota dari masing – masing Panda.

Untuk syarat selanjutnya Penerimaan taruna Akpol dari Sumber S1 / S2 ( Sekolah Inspektur Polisi ) harus belum pernah menikah karena kita memang mencari yang benar – benar baik.

Kemudian untuk tahun ini juga akan ada Penerimaan Siswa PPSS (Perwira Polri Sumber Sarjana). Yang akan kita terima sebanyak 90 orang dari berbagai disiplin ilmu. Untuk hal ini akan dijelaskan oleh De SDM juga termasuk penerimaan Bintara Polri beserta distribusinya. Sebagai gambaran pada tahun 2010 nanti, SPN – SPN yang tidak digunakan untuk pendidikan Pembentukan akan digunakan untuk tempat pelatihan. Upaya kita pada Musrenbang tahun 2010 SPN yang akan datang akan diisi minimal 10 % s/d 20 % dari kekuatan kita untuk ikut pelatihan.

  1. Waka Polri menghimbau kepada para Kapolda dan jajarannya untuk mencari solusi dan mengantisipasi orang – orang di luar Panitia Penerimaan yang mengaku – ngaku berkepentingan dalam penerimaan ini guna kepentingan diri sendiri.

  2. Waka Polri menghimbau untuk membuat surat pemberitahuan / peringatan kepada orang tua para pendaftar untuk tidak percaya atau menghindari para calo yang mengaku berkepentingan.

  3. Arahan De SDM Polri

  1.  
    1. Untuk Tahun 2009 ini kita akan menerima Taruna Akpol dengan 3 Jenis Program Pendidikan yaitu :  

  • Pendidikan Akademi Kepolisian selama 3 Tahun 4 Bulan

Untuk Taruna Akpol sumber SMU kita akan menerima sebanyak 200 orang, sumbernya dari SMU baik dari IPA maupun IPS kemudian untuk nilai NEM (Nilai EBTA Murni) tentu kita akan mencari yang terbaik, namun demikian kita melihat nilai rata – rata NEM Nasional.

Untuk daerah – daerah yang jauh yang kualitas pendidikannya dibawah rata-rata nasional, silahkan memakai nilai rata-rata NEM daerah masing- masing tetapi sebaiknya kita cari yang diatas rata-rata nasional karena kita ingin menjaring yang terbaik

Untuk usia maksimal para calon pendaftar masih tetap seperti tahun lalu yaitu rata-rata 21 tahun, sedangkan untuk yang brigadir dari Polri efektif maksimal 24 tahun. Sedangkan untuk tinggi badan 163 cm dan 160 cm

Masalah domisili minimal sudah menetap 1 tahun karena kita ingin mencari benar – benar yang terbaik dan merupakan perwakilan putra daerah  

  • Sekolah Inspektur Polisi selama 1 Tahun 4 Bulan

Untuk yang Akpol sumber sarjana tadi ditargetkan / diharapkan dapat menjaring 100 orang tetapi kalau tidak dapat bisa kurang dari 100 tetapi benar – benar yang berkualitas / unggulan / terbaik

Dari hasil evaluasi, saat ini Gubernur sulit membagi kelas dan kurikulum untuk para Taruna yang datang dari berbagai disiplin ilmu, untuk itu tahun ini kita hanya menerima Sarjana dari 2 kelompok disiplin ilmu saja yaitu kelompok disiplin ilmu Hukum dan kelompok disiplin ilmu Fisip yang terdiri dari Antropologi Sosial, Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Kriminologi dan sosiologi

Karena adanya perbedaan sumber daya tersebut serta lamanya pendidikan nanti, hal ini berdampak pada berbeda pulanya pola pengasuhan dan atribut performance Taruna tersebut. Program pengasuhan untuk sekolah Inspektur (Sumber Sarjana) tentu berbeda dengan yang Akpol sumber SMU, untuk yang Akpol sumber SMU masih sama dengan yang sekarang Hal ini sedang disusun oleh Gubernur Akpol  

  • Perwira Polri Sumbar Sarjana (PPSS)

Kemudian yang berikutnya adalah PPSS (Perwira Polri Sumber Sarjana) atau sebutannya akan berubah sesuai petunjuk Wakapolri menjadi Perwira Polri Bantuan Teknis (PPBT) yang nantinya berfungsi sebagai pendukung tugas Polri yang akan diterima sebanyak 90 orang

Untuk persyaratannya masih sama seperti yang dulu serta tidak ketentuan bagi yang sudah menikah maupun yang belum menikah, lama pendidikannya hanya 6 bulan saja.

Kemudian untuk penerimaan Bintara Polri tahun ini kita akan menerima 5000 orang. Tetapi untuk Polisi tugas umum dan polisi tugas umum Polmas hanya untuk Polda – Polda di Jawa saja. Dari 5000 orang tersebut terdiri dari :  

  1. 1414 Bintara tugas umum terutama akan mengisi Polda – Polda di jawa kecuali Jogja

  2. 1411 Bintara tugas umum Polmas

  3. 625 Bintara tugas umum perbatasan yang akan di didik di Pusdik Gasum

  4. 440 Bintara Brimob (selain untuk mengisi Pus Brimob juga mengisi Polda Maluku dan Kaltim)

  5. 400 Bintara Polair

  6. 410 Bintara Wanita

  7. 40 Bintara wanita dan 260 Bintara pria khusus untuk Reskrim.

Untuk persyaratan sama seperti yang lalu dan tentunya disesuaikan dengan sekolah kejuruannya dengan lama pendidikan 5 Bulan, akan dibuka akhir Juli / awal Agustus.

Untuk penerimaan Akpol Sumber SMU kita tidak mengadakan Ujian Akademik lagi. Kita percaya saja dengan hasil NEM dan HUAN dari pada kita membikin lagi soal ujian. Begitu juga untuk Bintara Polri.

Kemudian untuk PPBT kita tidak mengadakan Test jasmani yang penting para calon sehat jasmani dan rohani.

Rekruitmen anggota ini masuk dalam Program Quick Wins Kapolri, oleh karena itu saya tekankan, mari kita laksanakan rekruitmen ini dengan ketentuan yang bersih, transparan dan akuntabel.

Last update : 22-04-2009 12:20

   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 
Comment language: English (0), Bahasa Indonesia (0)

Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >

Berita Nasional
Jawaban Honda Indonesia Soal Isu Jazz Ditarik

Sunday, 31 January 2010

VIVAnews - Honda Prospect Motor, distributor mobil Honda di Indonesia, belum mengetahui perihal penarikan mobil Jazz atau juga dikenal sebagai Fit di sejumlah negara. "Biasanya kalau kita terkena, surat sudah sampai sebelum...
+ Baca Lebih Lanjut

RI Bisa Intip Australia dari Satelit Sendiri

Sunday, 24 January 2010

Awal tahun ini Indonesia kembali berhasil membuat stasiun bumi secara mandiri.MINGGU, 24 JANUARI 2010, 11:42 WIBHadi Suprapto, Agus Dwi Darmawan Gambar satelit Iridium mengorbit di atas bumi (AP...
+ Baca Lebih Lanjut