Anda Berada Di : Home arrow Berita arrow Berita Polri arrow Bus Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal
Bus Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal
 

By antique.putra@vivanews.com, on 24-01-2010 14:11

Views : 204    

Favoured : 17


Warga AS dan Anggota Brimob Tertembak
Saat ini, Polri dibantu TNI selain melakukan olah TKP juga pengejaran dan pencarian.
MINGGU, 24 JANUARI 2010, 11:20 WIB
Antique
Penembakan Karyawan Freeport Indonesia (AP Photo)

VIVAnews - Aksi terror penembakan kembali terjadi di areal PT Freeport Tembagapura Papua, Minggu, 24 Januari 2010, sekitar pukul 06.01 WIT, tepatnya di mile 61. 



Dua bus dan empat kendaraan LWB milik PT Freeport yang bergerak dari Mile 66 tujuan Kuala Kencana ditembaki orang tak dikenal. Akibatnya, tujuh penumpang kendaraan terluka. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Polda Papua Kombes Pol Agus Rianto kepada VIVAnews.

"Saat itu, konvoi bus dan kendaraan LWB hendak turun dari areal tambang menuju Kuala Kencana Timika. Tiba-tiba, di lokasi kejadian ditembaki orang tak dikenal dari sebelah kanan maupun kiri kendaraan. Tujuh penumpang kendaraan yang merupakan karyawan Freeport terkena serpihan peluru," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menuturkan, meski ditembaki secara membabi buta, kendaraan tetap melaju kencang meninggalkan lokasi menuju Rumah Sakit Kuala Kencana. 

Tujuh penumpang kendaraan sempat di rawat di RS Kuala kencana, namun warga Amerika bernama James I, kemudian dibawa ke Jakarta. Sedangkan dua anggota Brimob yang tertembak di betis dan tangan juga dibawa ke RS Kramat Jati Jakarta.

Saat ini, lanjut Agus Rianto, Polri dibantu TNI selain melakukan olah TKP juga pengejaran dan pencarian terhadap para pelaku disekitar lokasi penembakan, dengan melibatkan anjing pelacak. "Kami bersama TNI masih mengejar pelaku," kata dia.

Ditanya kelompok yang melakukan penembakan, dia mengaku hingga saat ini, pihaknya belum bisa mengidentifikasi, namun yang jelas kelompok orang tak dikenal. "Karena pelaku belum tertangkap, belum diketahui siapa yang bertanggung jawab dan apa motifnya, tetapi yang pasti tujuannya untuk mengacau di areal Freeport," ujar Agus.

Laporan: Banjir Ambarita | Papua

E-mail ini dilindungi dari spam bots, kamu perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya


Last update : 24-01-2010 14:11

   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 
Comment language: English (0), Bahasa Indonesia (0)

Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved