|
Hendardi Salut Kinerja Polisi Tahan Muchdi |
|
Muchdi PR mantan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) akhirnya ditahan Mabes Polri dengan pasal pembunuhan berencana. Direktur Setara Institute Hendari pun memberi acungan jempol menilai kinerja korps baju coklat itu.
"Polisi menepati janjinya, ini patut diapresiasi," ujar Hendardi saat dihubungi okezone, Jumat (20/6/2008).
Menurutnya majunya langkah pengungkapan kasus pembunuhan Munir, tak terlepas dari peran Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Bambang Hendarso Danuri yang memimpin pengungkapan kasus Munir.
"Kasus Munir itu cukup kompleks dan tidak mudah dipecahkan, tapi Bambang berhasil menunjukan langkah positif dan memiliki arah yang jelas," puji Hendardi.
Namun demikian Hendardi berharap, pengungkapan kasus Munir, tidak berhenti dengan menetapkan Muchdi PR sebagai tersangka. Menurutnya tak tertutup kemungkinan, ada aktor penting lain yang ikut merancang pembunuhan koordinator Kontras itu.
"Pembunuhan Munir itu konspiratif, kami harap tidak sampai berhenti di sini saja," ujarnya.
Hendari menambahkan, penahanan Muchdi merupakan momentum yang tepat untuk mengkoreksi peran BIN selama ini yang dinilai seolah memposisikan warga negara sebagai musuh negara sehingga harus di mata-matai.
"Ini bisa jadi bahan koreksi sehausnya intelijen bertugas menjaga keamanan dari pihak asing bukan mematai rakyat sendiri seperti musuh," pungkasnya.
|